Kamis, 05 September 2019

Analisa Lukisan Fauvisme

Analisa Lukisan Fauvisme

Tugas Pengkaderan Fakultas Arsitektur dan Desain


Adelia Shastina Maheswari ; Arsitektur ; 19051010063 ; Fauvism


            Andre Derain adalah seorang pelukis, pemahat patung, ilustrator, dan pionir seni lukis modern Prancis. Derain mengembangkan gaya awal melukisnya dalam sebuah asosiasi bersama teman-temannya bernama Maurice de Vlaminck dan Henri Matisse dan mendirikan Fauves. Derain bersama Maurice de Valminck dan Henri Matisse adalah eksponen utama dalam aliran Fauvisme. Anggota kelompok pelukis yang tergabung dalam Fauves lainnya adalah Henri Matisse, Maurice de Vlaminck, Georges Braque, Raoul Dufy, Georges Roua, Van Dongen, Braque, dan Tries. Derain termasuk  seniman yang menemukan seni patung Negro karya orang-orang Mandi pada 1907. Derain juga salah satu seniman yang menganut paham kubisme dan mengaplikasikannya dengan gayanya sendiri.

        Gaya kreativitas Andre Derain dipengaruhi oleh tren utama abad ke-20 - Fauvisme dan Kubisme. Seniman terkenal membuat banyak hal baru dalam seni modern, tidak hanya terlibat dalam melukis dan grafik, tetapi juga bekerja dengan keramik dan patung. Andre Derain menunjukkan dirinya sebagai pencipta pemandangan teater yang berbakat.

            Fauvisme  merupakan suatu aliran dalam seni lukis yang berumur cukup pendek menjelang dimulainya era seni rupa modern. Fauvisme adalah aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak di lukis. Pelukis Fauvisme berpendapat bahwa harmoni warna  yang tidak terpaut dengan kenyataan di alam justru akan lebih memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut.

            Dalam lukisan ini terlihat sebuah pemukiman, lahan rerumputan dan sebuah perairan. Lukisan ini memiliki warna yang sangat mencolok yang tidak melihat keakurasian pada referensi model atau objek yang dilukis, memiliki garis-garis yang tegas, serta marka kuas yang kontras dan tidak ditutup-tutupi.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar